Cara menghitung Masa subur wanita Agar bisa hamil

| 27/08/2014 | 1 Comment

Cara menghitung masa subur Wanita agar bisa hamil

 

Jika anda dan pasangan sedang  merencanakan program kehamilan, sebaiknya ketahui terlebih dahulu cara menghitung masa subur wanita agar bisa hamil. dr.Boyke menganjurkan untuk mencari kapan masa subur untuk melakukan hubungan intim. Menurut ahli ginekolog pasutri tersebut wanita berada dalam keadaan subur jika siap melepas sel telur yang sudah matang dan dengan mudah di buahi oleh sperma.

Bagaimana cara menghitung masa subur wanita agar bisa hamil, terlebih dahulu harus diketahui dari ciri-ciri yang bisa di amati dari komposisi kedua hormon ini yaitu progesteron dan estrogen yang dapat dilihat dari air seni, suhu tubuh dan air liur.

Untuk mengetahui kapan seorang wanita berada dalam masa subur, dr. Boyke Dian Nugraha, SpOG,MARS menjelaskan seperti dibawah ini:

Melalui air liur

Alat yang bisa mendeteksi masa subur wanita melalui air liur adalah mikroskop mini. Alat deteksi ini relatif murah, praktis dengan masa pakai hingga 3 tahun. Keunggulan lain dari mikroskop mini alat ini tidak ada efek samping dan keakuratannya mencapai hingga 98%.

Melalui air seni

Keakuratan alat ini bisa mencapai 95%, penggunaannya juga sangat praktis dengan hanya meneteskan air seni kondisi kesuburan seorang bisa diketahui. Namun kelemahannya alat ini relatif mahal dan hanya untuk sekali pakai saja.

Cara menghitung masa subur wanita agar bisa hamil  dengan sistem kalender

Metode atau sistem kalender merupakan cara mengetahui tingkat kesuburan yang paling murah, tetapi perlu ketelitian dan kecermatan dalam menghitungnya dengan keakuratan hingga 70 %. Cara mengetahui masa subur dengan sistem kalender adalah sebagai berikut: Hari terakhir menstruasi + 13 ini rumus menhitung masa subur, misalkan si A terakhir menstruasi pada tanggal 10  maka masa ovulasi sel telurnya yaitu tanggal 10 + 13 = tanggal 23.  Sedangkan untuk menentukan masa tidak subur rumusnya rentang waktu antara : tanggal haid terakhir +13 -3 dan tanggal haid terakhir +13 +3, Contoh Si A hair terakhir tanggal 10 maka masa tidak suburnya adalah antara tanggal : 20 (dari 10+13-3) dan 26 (dari 10+13+3) jadi masa suburnya adalah antara tanggal 20 s/d tanggal 26.

Cara menghitung masa subur wanita agar bisa hamil dengan sistem kalender hanya bisa di terapkan bagi mereka yang siklus haidnya teratur jika tidak maka cara ini tidak bisa dipakai.

 Mengenali masa subur dari Lendir Kesuburan

Lendir kesuburan merupakan lendir yang di produksi kelenjar leher rahim saat sel telur (ovum) mengalami pematangan dalam ovarium. Lendir kesuburan ini sangat berperan penting dalam hal mempertemukan sel telur dan sel sperma juga berguna mengubah kadar keasaman  pada vagina sehingga sel sperma bisa bertahan dalam vagina selama 3 hari.

Lendir kesuburan tidak bisa diamati secara kasat mata, harus menggunakan alat khusus dan bombingan dokter untuk mengenalinya karena bisa saja kita menganggap lendir dalam vagina sebagai lendir kesuburan padahal itu lendir keputihan. Lendir kesuburan tidak berbau dan tidak terasa gatal dan keberadaannya hanya sewaktu-waktu saja bukan sepanjang siklus menstruasi.

Mengukur suhu basal

Cara menghitung masa subur wanita agar bisa hamil yang berikutnya yaitu mengukur suhu basal dengan memakai termometer. Mengukur dengan termometer sebaiknya di bagian tubuh yang tetap tempat yang paling baik adalah di bagian dubur dan di bawah lidah. Lakukan pengukuran secara teratur setiap hari pada jam tertentu setelah haid bersih.

Setelah bangun tidur langsung lakukan pengukuran kurang lebih 5 menit. Pengukuran ini di lakukan sesaat setelah bangun tidur sebelum anda memulai aktifitas. Catat hasil pengukuran dengan termometer dengan membuat nya menjadi sebuah grafik, jika grafik yang di hasilkan mendatar berarti anda sedang dalam masa kurang subur. Tetapi jika grafik yang di hasilkan membentuk grafik garis tajam ini artinya hormon estrogen sedang tinggi dan anda sedang berada dalam masa subur.

Kumpul Komunitas banner 300

Tags: , , ,

Category: Kehamilan

Leave a Reply