Cegukan pada Bayi dan Cara mengatasinya

| 06/02/2015 | 1 Comment

Mengenal Cegukan Pada Bayi dan Cara Mengatasinya

Cegukan pada bayi dan cara mengatasinya telah banyak terjadi dan dilakukan pada kebanyakan ibu, namun apakah telah melakukan dengan cara yang benar?. Cegukan merupakan hal biasa yang sering terjadi pada setiap orang, tak terkecuali pada bayi.

Pada umumnya, bayi dibawah satu tahun sering mengalami cegukan. Hal tersebut tidak perlu dikhawatirkan karena cegukan pada bayi sangat umum terjadi. Bayi sering mengalami cegukan setelah minum susu atau makan. Penurunan suhu pada bayi juga dapat menyebabkan bayi cegukan.

Cegukan merupakan suatu kondisi yang terjadi karena adanya gerak reflek dari dalam tubuh karena kejang pada diafragma. Diafragma sangat berperan penting dalam proses respirasi. Diafragma lah yang mengatur keluar masuknya udara selama proses respirasi berlangsung.

Cegukan pada bayi merupakan hal yang wajar dan normal, kecuali bayi yang menderita  salah satu penyakit yang sering disebut  penyakit gastroesophageal reflux akan lebih sering mengalami cegukan. Jika bayi cegukan disertai muntah, batuk dan rewel hingga bayi tersebut mencapai usia lebih dari satu tahun, maka sebaiknya segera periksakan ke dokter karena bisa jadi terdapat indikasi gangguan.

Saat bayi cegukan, tidak banyak yang dilakukan karena cegukan tersebut akan hilang dengan sendirinya. Tetapi mungkin pada ibu yang baru memiliki bayi hal tersebut akan membuat panik,karena belum mengetahui secara pasti cara mengatasi cegukan pada bayi.

Cegukan pada bayi dan cara mengatasinya dapat dilakukan dengan beberapa langkah berikut :

  • Perhatikan bayi saat sedang menyusui. Pastikan bahwa bayi anda minum secara perlahan karena jika bayi minum dengan terburu-buru akan membuatnya tersedak dan cegukan.
  • Bayi yang bersendawa setelah minum merupakan salah satu cara yang efektif dan dapat mengatasi cegukan.
  • Jika saat menyusui ASI yang keluar sangat deras, maka hentikan sejenak agar bayi tidak tersedak yang menyebabkan bayi cegukan.
  • Jika bayi mengalami cegukan saat menyusui, ubah posisi menyusui dengan perut bayi menempel pada perut ibunya (agak dimiringkan).
  • Tenangkan bayi anda dengan cara menepuk-nepuk punggungnya secara perlahan agar bayi dapat menjadi rileks dan lebih nyaman bersama anda.
  • Jika bayi anda sudah berumur lebih dari enam bulan, anda bisa memberikan makanan pendamping ASI berupa bubur tim atau semacam sereal yang teksturnya halus agar mudah di telan bayi dan tidak menyebabkan tersedak.
  • Cara menyuapi bayi agar tidak tersedak sebaiknya dilakukan perlahan dan sedikit demi sedikit . Sediakan air putih hangat untuk bayi anda setelah makan, suapi  air putih hangat dengan perlahan menggunakan sendok kecil.
  • Menggendong bayi saat ia cegukan bisa di lakukan sambil berjalan santai, sandarkan bayi berhadapan dengan dada ibu,dengan kepala bayi bersandar pada bahu ibu sambil sesekali menepuk punggung nya dengan lembut  agar bayi merasa hangat dan nyaman.
  • Sebaiknya memilih botol susu untuk bayi berumur dibawah satu tahun harus lah yang memakai regulator ,agar susu yang keluar dari botol tidak terlalu deras.
  • Gunakan botol susu yang memiliki lubang dot lebih kecil untuk menghindari derasnya susu yang keluar dari botol, dengan demikian bayi juga belajar mengatur ritme menyedot agar tidak cegukan.
  • Sebenarnya cegukan pada bayi bisa hilang dengan sendirinya,

Itulah beberapa cara yang bisa anda coba untuk mengatasi cegukan pada bayi. Intinya adalah jika bayi mengalami cegukan, maka berilah minum dengan tenang dan tidak terburu-buru. Semoga ulasan mengenai cegukan pada bayi dan cara mengatasinya dapat bermanfaat.

Kumpul Komunitas banner 300

Tags: , , , , , , ,

Category: Parenting

Leave a Reply