Keringat dingin Pada bayi setelah Demam

| 08/12/2014 | 5 Comments

Kenali Keringat dingin Pada bayi Setelah demam Tinggi

Ibu mana yang tidak cemas melihat buah hatinya terbaring sakit? Apalagi si buah hati mengalami keringat dingin pada bayi setelah demam. Pastinya semua ibu akan langsung cemas dan khawatir dengan kondisi kesehatan sang buah hati. Namun, hal tersebut harusnya tetap bisa disikapi dengan bijak bukan sebelum Anda membawa mereka ke dokter. Pasalnya ada beberapa siklus yang harus dikenali ibu-ibu sebagai tanda-tanda penyakit berbahaya atau tidak.

Beberapa dokter ahli mengatakan bahwa gejala tersebut bisa jadi mengindikasikan penyakit lainnya. Seperti yang kita ketahui, demam sendiri adalah mekanisme alami yang terjadi pada tubuh untuk melawan infeksi. Infeksi ini bisa jadi diakibatkan oleh tumbuhnya gigi pada bayi atau gangguan dari penyakit lainnya.

testimoni trulum synergy

Sekedar informasi, bibit penyakit yang melanda tersebut akan melemah bila terpapar suhu tinggi. Oleh karena itu, tak ada salahnya menjemur bayi setiap pagi di bawah sinar matahari. Selain kaya akan vitamin D, tubuh sang bayi akan melawan infeksi atau virus yang mungkin berkembang.

Dengan begini, pertahanan tubuh mereka akan jauh lebih kuat dari sebelumnya. Saat Anda mendapati mereka mengalami demam, jangan langsung panik bila terjadi keringat dingin pada bayi anda setelah demam. Hal ini lumrah terjadi memang, sebagai pertanda bahwa suhu tubuh mereka telah turun.

Pada orang dewasa, umumnya dokter menyarankan banyak minum air putih. Ini adalah proses detoksifikasi alami pada tubuh kita masing-masing. Treatment alami dan murah yang bisa dilakukan oleh siapapun dan kapanpun bukan? Tetapi jika buah hati Anda demam dan tak kunjung turun dalam 72 jam, ada baiknya Anda segera memeriksakan kondisi mereka.Rata-rata demam pada anak terjadi dalam 2 hingga 3 hari saja, setelah itu mereka akan pulih seperti sedia kala.

Sebagai patokan, bayi berusia 3 bulan akan dikatakan panas tinggi jika telah mencapai angka 38 derajat. Sedangkan 3 hingga 6 bulan berada di intervensi 38,5 derajat. Untuk anak di atas 6 bulan, mereka akan mengalami panas tinggi di atas 39 derajat. Anda perlu mewaspadai buah hati yang mengalami panas tinggi disertai kejang. Keringat dingin yang muncul pada bayi setelah demam bisa dikatakan normal terjadi.

Kenapa Bayi Keluar Keringat dingin pada bayi setelah demam?

Jika bayi ibu berkeringat dingin setelah demam, tidak perlu panik keringat yang timbul merupakan cara alami untuk menurunkan suhu panas tubuh bayi anda sehingga dengan berkeringat suhu tubuhnya akan kembali normal seperti sediakala. Keringat dingin biasanya terjadi di bagian leher, telapak tangan, kepala, dan kaki karena pada bagian-bagian tersebut terdapat banyak kelenjar keringat.


Ibu tidak perlu merasa cemas dengan kondisi seperti ini, selama bayi ibu masih aktif dan tidak muncul gejala yang lain. Faktor psikologis juga menjadi salah satu penyebab timbulnya keringat dingin pada bayi setelah demam misalnya karena gangguan sistem hormonal, gannguan pada kelenjar tiroid, dan hipoglikemia yaitu kurangnya zat gula dalam darah merah  (tabloid-nakita.com).

Ibu Perlu waspada Jika Keringat dingin Di sertai Gejala Lain!

Yang perlu di waspadai dan ini merupakan tanda terdapat gangguan kesehatan jika keringat dingin disertai dengan gejala lain yaitu bayi ibu tiba-tiba rewel, tubuhnya lemah, tidak mau makan atau minum susu, susah tidur dll. Penyebabnya bisa bermacam-macam seperti alergi, gizi buruk, hiperhidosis yaitu suatu keadaan dimana bagian tubuh bayi terus-menerus berkeringat dalam kondisi apapun.

Kumpul Komunitas banner 300

Tags: , ,

Category: Trulum synergy

Leave a Reply