Mencukur bulu kemaluan menurut ilmu kedokteran

| 20/11/2014 | 1 Comment

Fungsi Mencukur Bulu Kemaluan menurut Ilmu Kedokteran

Mencukur bulu kemaluan menurut ilmu kedokteran harus Anda ketahui. Pasalnya, jika Anda cuma sebatas hanya meniru kebiasaan orang lain saja, hal itu belum cukup. Dengan begitu, Anda mempunyai dasar ilmu dan tujuan yang beralasan saat mencukur bulu kemaluan. Perlu Anda ketahui bahwa manusia memiliki bulu di bagian anggota tubuh tertentu pasti memiliki tujuan.

Sadar atau tidak, Anda harus mengetahuinya. pada zaman manusia purba yang beum mengenal pakaian, bulu tumbuh lebat di daerah kemaluan mereka. Hal itu bertujuan untuk selalu menghangatkan dan melembabkan daerah kemaluan mereka. Untuk lebih jelasnya, perhatikan sedikit uraian berikut ini.

 

Fungsi bulu kemaluan

Beberapa anggota tubuh Anda pasti memiliki bulu, baik itu pria dan wanita. Bulu-bulu tersebut tumbuh setelah Anda menginjak akil baligh atau masa remaja. Pasalnya, pada saat itu hormon pertumbuhan berada pada puncaknya. Salah satu tandanya, yaitu keluarnya bulu atau rambut di beberapa anggota tubuh, seperti ketiak dan alat vital atau kemaluan. Fungsi mencukur bulu kemaluan menurut ilmu kedokteran, antara lain sebagai berikut.

  • Pertama, daerah kemaluan manusia sangat sensitif dan terdapat kelenjar yang penting bagi perkembangan tubuh. Oleh karena itu, di daerah kemaluan harus dijaga kelembabannya. Dengan begitu, fungsi dan kelembaban daerah kemaluan akan tetap terjaga karena tumbuhnya bulu di sekitar daerah tersebut.
  • Kedua, fungsi dari tumbuhnya bulu di sekitar kemaluan adalah sebagai penangkal bermacam kuman dan bakteri yang datang sewaktu-waktu. Hal itu dikarenakan, posisi daerah kemaluan yang selalu tertutup oleh celana dalam, sehingga tidak menutup kemungkinan datangnya kuman penyakit terutama saat kelembaban tidak terjaga. Oleh karena itu, Anda sebaiknya jangan memotong plontos bulu-bulu di daerah kemaluan, tetapi sisakanlah sekitar 1 cm. Hal itu bertujuan agar fungsi untuk melembabkan daerah kemaluan dapat bekerja dengan optimal.

 

Mencukur bulu kemaluan menurut ilmu kedokteran Untuk Menjaga kelembapan

Bagian daerah kemaluan Anda memang sangat sensitif. Dalam arti, banyak fungsi dan tujuan yang harus tetap dilindungi dan dijaga. Beberapa orang bahkan mengatakan bahwa daerah kemaluan harus selalu dijaga dan dirawat karena berkaitan dengan masa depan. Masa depan ini dapat diartikan, kemaluan manusia baik pria maupun wanita berfungsi dalam hubungan seksual untuk mendapatkan keturunan. Dengan terawatnya daerah kemaluan berarti terjamin juga mendapat keturunan. Hal itu ada benarnya juga.

Namun, fungsi mencukur bulu kemaluan adalah untuk menjaga kelembaban di sekitar daerah alat vital Anda. Dengan terjaganya kelembaban itu, maka dapat menangkal kuman-kuman penyakit atau bakteri yang ada di luar. Pasalnya, Anda pasti setiap hari berpakaian dan selalu menggunakan celana dalam. Tidak menutup kemungkinan, pakaian dan celana dalam Anda terdapat kuman atau bakteri yang bisa menularkan penyakit lewat kemaluan.

Tips menjaga kelembaban daerah kemaluan Anda

Beberapa tips yang bisa Anda praktikkan untuk menjaga daerah kemaluan, antara lain sebagai berikut. Pertama, selalu pastikan bahwa celana dalam yang Anda pakai selalu bersih dan kering, sehingga tidak ada banteri atau virus berbahaya. Sekedar tips saja, pilihlah celana dalam yang berbahan dasar katun sehingga mudah menyerap keringat. Dengan begitu, kelembaban di sekitar daerah kemaluan Anda dapat selalu terjaga.

Kedua, maksimal 1 hingga 1,5 bulan potonglah rambut di sekitar kemaluan Anda hingga sekitar 1 cm panjangnya. Perlu Anda ingat, jangan sampai dipotong habis hingga plontos karena kelembaban kurang terjaga.

Itulah uraian singkat terkait mencukur bulu kemaluan menurut ilmu kedokteran. Semoga bermanfaat bagi Anda dan orang terdekat.

Kumpul Komunitas banner 300

Tags: , , , ,

Category: Kesehatan

Leave a Reply