Resiko dan Bahaya menggunakan Kawat gigi

| 21/11/2014 | 1 Comment

Menghindari Resiko dan Bahaya Menggunakan Kawat Gigi

Ulasan resiko dan bahaya menggunakan kawat gigi ini akan membahas secara tuntas apa saja yang ditimbulkan jika Anda memasang kawat gigi. Kini, memasang kawat gigi atau yang sering disebut behel tengah menjadi tren dikalangan anak muda. Dulunya, pemasangan kawat gigi bertujuan untuk memperbaiki struktur gigi seseorang yang tidak rata.

Namun, menggunakan kawat gigi kini digunakan anak muda untuk terlihat lebih keren sehingga kawat gigi ini hanya dijadikan hiasan saja. Padahal, jika Anda menggunakan kawat gigi dalam jangka waktu yang lama, masalah maupun bahayanya dapat timbul yang malah memperparah kondisi kesehatan gigi Anda. Untuk melihat resiko dan bahaya apa saja ketika Anda menggunakan kawat gigi, simaklah ulasan lengkapnya berikut ini.

Karang Gigi

Masalah karang gigi dapat timbul karena disekitar kurung logam dan kawat tidak dapat dibersihkan dengan mudah. Ketika Anda mengkonsumsi makanan, pasti banyak sisa makanan yang terjebak di sela sela kawat gigi. Walaupun Anda telah berusaha membersihkannya secara teratur, daerah yang  sulit dijangkau tersebut tidak dapat dibersihkan secara optimal dengan sikat gigi.

Oleh sebab itu, penumpukan plak di gigi akan menyebabkan bau mulut maupun gigi yang kotor. Resiko ini dapat timbul dan beresiko tingi menyebabkan kerusakan gigi maupun penyakit gusi. Biasanya, untuk membersihkan karang gigi ini, Anda harus menyediakan sikat khusus yang mampu menjangkau sela gigi dibagian yang tertutupi oleh kawat gigi. Dengan cara inilah Anda dapat menghindari resiko dan bahaya menggunakan kawat gigi.

Pahami Resiko dan bahaya Menggunakan kawat gigi Terutama Gigi Sensitif

Alergi dari Kawat Gigi Logam

Kawat gigi mengandung kandungan logam yang beraneka ragam. Dikawat gigi ini, kandungan logamnya meliputi tembaga, nikel, dan kromium. Jika Anda memiliki gigi sensitif, maka berhati hatilah dengan kandungan logam terseut. Sekitar 30 persen orang yang memasang kawat gigi terkena alergi logam tersebut sehingga mereka dapat merasakan rasa sakit hebat hingga telinga tersumbat.

Oleh sebab itu, ketika Anda ingin memasang kawat gigi, cobalah untuk menanyakan kandungan logam kawat tersebut dengan dokter ahli apakah aman atau tidak jika dipasang di gigi Anda. Selain dapat menghindarkan resiko dan bahaya nya menggunakan kawat gigi, Anda juga dapat menjaga kesehatan gigi dengan baik dan benar jika memasang kawat gigi untuk menghindari dampak alergi logam di kawat gigi tersebut.

Penyakit Menular Seksual

Inilah bahaya terburuk yang dapat Anda dapatkan ketika memasang kawat gigi. Penyakit menular seksual seperti HIV dapat mengancam nyawa Anda. Kawat logam yang terpasang di gigi Anda dapat menyebabkan luka di gigi maupun gusi Anda. Jika Anda tidak berhati hati merawat kawat gigi ini, maka sering terjadi keluarnya darah dari mulut. Terlebih lagi jika Anda melakukan aktivitas seksual seperti oral seks maupun berciuman saja, luka kecil dimulut yang terbentuk dari gesekan kawat gigi ini dapat menjadi jalan masuknya berbagai penyakit.

Contoh penyakit berbahaya yang dapat menular melalui aliran darah di mulut ialah HIV dan hepatitis. Nah, itulah berbagai informasi lengkap dari bahaya menggunakan kawat gigi yang dapat ditimbulkan dari pemasangan kawat gigi. Namun, jika Anda dapat merawat kebersihan dan dapat memeriksakan kondisi kawat gigi secara rutin, resiko dan bahaya menggunakan kawat gigi tersebut dapat Anda hindarkan dengan mudah. Oleh sebab itu, kunci dalam pemasangan kawat gigi janganlah hanya ditujukan untuk meningkatkan gaya Anda, namun lebih baik untuk menjaga kerapian dan kesehatan gigi.

Tags: , , , ,

Category: Kesehatan

Leave a Reply