Cara Menyimpan dan Menyiapkan ASI Dari Kulkas

| 13/10/2014 | 3 Comments

Cara Menyimpan dan Menyiapkan ASI Dari Kulkas Untuk Menjaga Kualitas

 

Mendukung pemberian ASI kepada anak haruslah didukung dengan cara menyimpan dan menyiapkan ASI dari kulkas yang tepat. Menggunakan ASIP atau yang sering disebut dengan ASI perah ini sangat membantu kebutuhan bayi akan nutrisi yang harus dimilikinya. Selain dapat memberikan ASI ekslusif walaupun tidak langsung dari payudara ibu, nutrisi yang dibutuhkan bayi semakin komplit sehingga kesehatannya dapat terjamin. Lalu, bagaimana cara menyimpan dan menyiapkan ASI dari kulkas yang harus Anda ketahui sebelum Anda meninggalkan sang buah hati dalam bekerja?

Cara Menyimpan dan Menyiapkan ASI dari Kulkas di Kantor

 

Sang ibu harus disarankan untuk belajar memerah ASI dan melakukan cara menyimpan dan menyiapkan ASI dari kulkas terbaik sehingga kualitas ASI tidak menurun. Penyimpanan ASI sebaiknya ditempatkan pada tempat yang dingin Anda dapat menggunakan kulkas dengan menaruhnya di freezer.

Penyimpanan ASI pun harus ditentukan waktunya sehingga kondisi ASI perah tersebut layak dikonsumsi oleh bayi Anda. Sebaiknya, ASI perah disimpan dalam waktu 3 hingga 8 hari saja sehingga nutrisi yang terkandung didalamnya tidak berkurang. Adapun tips atau cara menyimpan dan menyiapkan ASI dari kulkas yang dapat Anda lakukan ditempat kerja yaitu ketika Anda memerah ASI di tempat kerja, langsung saja masukkan ASI perah tersebut kedalam kulkas kantor. Setelah Anda menyimpan dan membawa pulangnya, simpanlah kedalam freezer. Dengan demikian, Anda dapat menggunakan ASI perah dari cara menyimpan dan menyiapkan ASI dari kulkas ini selama 3 hari kedepannya.

Cara Menyimpan dan Menyiapkan ASI dari Kulkas Terbaik

 

Dalam menyimpan ASI perah dengan menggunakan cara menyimpan dan menyiapkan ASI dari kulkas ini, Anda harus menyiapkan wadah penampung ASI yang higienis. Pilihlah wadah yang dapat ditutup rapat sehigga bakteri tidak dapat masuk dengan mudah di ASI perah Anda. Perhatikan volume wadah ASI perah yang Anda gunakan dan sesuaikan dengan kebutuhan bayi ketika meminum ASI tersebut. Anda juga harus memperhatikan waktu penggunaan ASI perah yang dibutuhkan bayi tersebut.

Jika ASI perah tersebut akan digunakan dalam kurun waktu kurang dari 6 jam, lebih baik jangan simpan ASI perah tersebut kedalam kulkas. Namun, jika Anda akan menggunakan ASI tersebut lebih dari 24 jam, Anda dapat menerapkan cara menyimpan dan menyiapkan ASI dari kulkas ini dikulkas dengan suhu 4 derajat celcius atau lebih rendah lagi sehingga dapat bertahan lama.

Contohnya, ASI perah yang akan digunakan dalam satu minggu dapat disimpan di freezer dalam suhu -18 derajat celcius yang dapat bertahan 3 hingga 6 bulan.

Jangan lupa berikan label pada botol yang Anda manfaatkan untuk menyimpan ASI perah tersebut kedalam freezer. Tempatkan pula botol yang berisi ASI perah tersebut menurut tempat yang tepat dari tips cara menyimpan dan menyiapkan ASI dari kulkas ini sehingga mudah diambil dan disajikan dengan tepat. Anda dapat mengatur kulkas menurut suhu yang dibutuhkan ataupun menyimpan ASI perah di pintu kulkas sehingga stok ASI Anda dapat memenuhi kebutuhan bayi selama 6 bulan nanti.

Lalu, inilah tips cara menyimpan dan menyiapkan ASI dari kulkas dalam hal penyajian yang harus Anda perhatikan. Untuk ASI yang baru saja diperah dalam kurun  waktu 24 jam, Anda dapat mencampurkannya ASI perahan yang baru dan yang telah baru saja Anda simpan tersebut. Dinginkan terlebih dahulu kedalam kulkas sehingga tercampur rata. Namun, jika Anda menggabungkan ASI baru dengan ASI perah yang sudah beku, lebih baik jangan dilakukan. Nah, itulah cara menyimpan dan menyiapkan ASI dari kulkas terbaik untuk Anda.

Tags: , , , ,

Category: Parenting

Leave a Reply

%d bloggers like this: