Mengatasi obesitas Pada anak dan balita

| 11/09/2014 | 0 Comments

Mengatasi obesitas pada anak dan balita Dengan memperhatikan kebiasaan di rumah

 

Kelebihan berat badan atau obesitas sangat rentan terhadap berbagai macam penyakit berbahaya yang tidak hanya terjadi pada orang dewasa saja tetapi juga pada anak dan balita. Mengatasi obesitas pada anak dan balita dapat di lakukan dengan cara merubah kebiasaan buruk saat anak berada di rumah.

Sebuah riset tentang cara mengatasi obesitas pada anak dan balita di kembangkan oleh para peneliti dan ahli nutrisi dari Kanada dan Amerika, penelitian ini menitikberatkan terhadap empat hal yang erat kaitannya dengan kebiasaan anak saat mereka berada di rumah. Empat kebiasaan tersebut adalah:

  • Tidak menaruh TV di kamar anak
  • Melakukan aktifitas makan malam secara rutin bersama keluarga
  • Membatasi waktu menonton TV anak dan balita
  • Menambah waktu atau jam tidur anak

Keempat kebiasaan anak diatas menjadi fokus penelitian karena kebiasaan-kebiasaan tersebut sangat berhubungan erat dengan terjadinya obesitas pada anak dan balita.

Waktu Tidur yang Cukup

Dari penelitian tersebut dipercaya bahwa jika seorang anak mendapatkan waktu tidur yang cukup dan berkualitas, terbiasa makan malam selalu bersama keluarga, menonton televisi dalam waktu yang cukup dan di kamar anak tidak di sediakan TV maka anak dan balita akan mempunyai berat badan yang ideal. Jadi jika empat kebiasaan tersebut dapat di terapkan di rumah akan mampu mengatasi obesitas pada anak dan balita.

Keterlibatan aktif kedua orang tua yang selalu konsisten dan mendukung aktivitas anak di rumah juga bisa menjadi faktor penentu keberhasilan metode ini. Dari hasil penelitian tersebut juga di peroleh data anak dan balita yang di terapkan empat kebiasaan tersebut secara konsisten Body Mass Index (BMI) atau indeks massa tubuhnya menurun sebesar 20 %.

Mengatasi obesitas pada anak dan balita Dengan menerapkan Pola makan Seimbang

Obesitas pada anak dan balita juga bisa di atasi dengan mengubah kebiasaan pola makan serta menambah aktifitas fisiknya misalnya dengan melakukan olahraga kesukaannya.

  1. Jangan biasakan ngemil (snacking). Hindari cemilan seperti soft drik, kue tart, coklat, dan es krim karena makanan-makanan tersebut mengandung kalori tinggi. Biasakan anak dan balita anda makan di rumah atau bawa bekal makanan dari rumah saat ia kesekolah atau bepergian.
  2. Tingkatkan aktivitas fisiknya. Meningkatkan aktifitas fisik pada anak tidak harus selalu dengan berolah raga, yang penting ia bisa berkeringat dan menyukai aktifitas fisik tersebut. Batasi kebiasaanya bermain game di depan komputer atau menonton TV karena kebiasaan tersebut membuat anak dan balita anda malas untuk bergerak.
  • Teratur makan 3 kali dalam sehari. Untuk yang satu ini ibu harus kreatif, jika anak masih merasa lapar sebaiknya berikan ia buah tetapi jangan berupa jus buah .Alpukat, mangga dan pisang sebaiknya di hindari karena buah-buahan tersebut mengandung kalori tinggi.
  • Memperbanyak konsumsi sayuran dan air putih

Mengatasi obesitas pada anak dan balita memang tidak mudah perlu kesabaran dan konsistensi orang tua dalam menerapkan aturan-aturan diatas. Perlu di perhatikan juga bahwa penurunan berat badan pada anak dan balita tidak boleh drastis dan dalam waktu yang singkat, idealnya 2 kg dalam sebulan untuk anak yang berusia kurang dari 11 tahun.

Di usianya yang sangat muda tersebut anak obesitas juga berpotensi menderita diabetes, hipertensi dan kolesterol tinggi . Oleh karena itu kedua orang tua harus benar-benar memperhatikan kebiasaan dan pola makannya agar terhindar dari kelebihan berat badan.

Tags:

Category: Parenting

Leave a Reply